Merauke, InfoPublik - Meski telah dilakukan relokasi dan pelantikan bagi guru dan kepsek mulai SD sampai SMA-SMK di lingkup Dinas Pendidikan dan Pengajaran Kabupaten Merauke, namun hingga saat ini sebagian guru dan kepsek yang direlokasi tersebut belum berangkat ke tempat tugas baru.
Kepala Dinas P dan P Kabupaten Merauke Vincentius Mekiuw kepada wartawan di Merauke, mengungkapkan, para guru dan kepsek yang direlokasi tersebut khususnya yang berada jauh dari perkotaan, pihaknya mempersiapkan biaya perjalanan mereka ke tempat tugas.
“Itu harus dibiayai oleh Negara. Kalau dana itu sudah keluar barulah mereka berangkat ke tempat tugas,’’ kata Vincent, Rabu (3/1).
Menurut dia, biaya perjalanan tersebut harus disesuaikan dengan jarak dan kondisi geografi yang akan dituju. Misalnya untuk Distrik Wan di Kampung Kawe, perhitungan biaya akan dimulai dari Merauke ke Kimaam, selanjutnya ke Wan dan terakhir ke Kampung Kawe.
“Lumayan besar nilainya, bisa antara Rp15-Ro20 juta perorang. Karena memang biaya transportasi untuk bisa sampai ke Wan cukup besar. Belum ke kampung-kampungnya. Karena itu daerah yang tersulit,” jelasnya.
Ditanya wartawan terkait ujian nasional yang semakin dekat, Vincent berharap para guru dan kepsek yang direlokasikan tersebut mampu melaksanakan tugas dengan baik.
Sebab, menurutnya, para kepsek tersebut harus cermat menyampaikan laporan baik menyangkut penilaian siswa maupun sekolah, karena mutasi dan roling ini terjadi ditengah tahun pelajaran. “Tapi saya pikir tidak terlalu masalah, karena para kepsek sudah paham sehingga diharapkan pelaporan itu lancar,” harapnya.
Ia mempunyai catatan bagi guru di SD yang tidak mengirimkan hasil nilai dari para murid. Karenanya, dia berharap minggu pertama dan kedua, nilai itu sudah harus masuk. Sehingga dengan nilai itu, pihaknya bisa menilai mana yang bisa lulus dan mana yang tidak bisa.
“Karena selama ini ada sekolah yang tanpa evaluasi kemudian meluluskan siswanya. Akibatnya anak-anak yang kelas enam, lulus dengan nilai cemerlang namun di kepala tidak ada isi. Setelah masuk ke SMP, 2-3 minggu drop out semua karena tidak mampu menyesuaikan diri,’’ tambahnya. (02/mcmerauke/toeb)
Friday, 4 January 2013
Penempatan Relokasi Guru dan Kepsek di Merauke
Ditulis Oleh : ~ Portal Berita Merauke
Artikel Penempatan Relokasi Guru dan Kepsek di Merauke ini diposting oleh Portal Berita Merauke pada hari Friday, 4 January 2013. Radar Merauke menyajikan informasi terkini tentang berbagai peristiwa yang terjadi di kota Merauke dan wilayah Papua Selatan umumnya. Kritik dan saran dapat anda sampaikan melalui kotak komentar. Copyright berita dalam site ini milik pemilik berita: Kompas, Cenderawasihpos, Tabloid Jubi, Jaringan Pasificpost, Infopublik, Jaringan JPNN dll. Radar Merauke adalah web personal yang merangkum berita dari berbagai media.

