Merauke, (14/10—Berbagai terobosan telah dilakukan oleh Bupati dan Wakil Bupati Merauke, Romanus Mbaraka-Sunarjo dengan menurunkan dana ratusan juta ke kampung. Besarnya dana yang diturunkan, diharapkan agar masyarakat diberdayakan dan mendapat kesempatan seluas-luas untuk menyelesaikan dan atau menyelesaikan setiap kegiatan yang memberikan manfaat besar.
Hal ini diungkapkan Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (KB) Kabupaten Merauke, Albertina Mekiuw ketika ditemui tabloidjubi.com diruang kerjanya, Senin (14/1)
Dia mengungkapkan, setiap dinas, tentunya memiliki program kerja yang harus dilaksanakan di 160 kampung. Namun, yang perlu dilakukan terlebih dahulu adalah mengetahui secara pasti dan jelas apa yang menjadi keinginan masyarakat.
“Pola itu yang kami terapkan selama ini. Dimana, sebelum menyusun program kerja, harus datang dari satu kampung ke kampung lain untuk mendapatkan masukan masyarakat terkait berbagai kekurangan yang dialami dan dirasakan. Jika itu dilakukan, program yang nantinya dijalankan, sejalan dengan keinginan serta harapan masyarakat di kampung,” katanya.
Ditambahkan, khusus kampung-kampung lokal yang dihuni orang asli Papua, mereka perlu didorong dan dimotivasi secara baik untuk memanfaatkan berbagai potensi yang dimiliki. “Kita memiliki segalanya dari sumber daya alam. Tinggal saja bagaimana masyarakat didorong agar mereka dapat bekerja untuk kesejahteraan hidup keluarganya,” pinta dia. (Jubi/Ans)

Artikel 