Radar Merauke menyajikan informasi terkini tentang berbagai peristiwa yang terjadi di kota Merauke dan wilayah Papua Selatan umumnya.
UPDATE!! Berita di Radar Merauke dapat dibaca langsung lewat Smartphone Android! Baca fiturnya DISINI atau Download aplikasinya disini : LINK Download Android RadarMeraukeCom.APK !!! Baca berita Via Opera Mini Atau Browser Handphone (Blackberry/Iphone/Symbian) : http://www.radarmerauke.com/?m=1 .

Sunday, 28 October 2012

Pangdam XVII/Cenderawasih Erwin Syafitri Pamitan ke Merauke

Merauke, InfoPublik – Pangdam XVII/Cenderawasih  Mayjen TNI  Moh. Erwin Syafitri berpamitan kepada seluruh jajaran TNI AD yang di Merauke, baik  yang melaksanakan tugas organik maupun  tugas pengamanan perbatasan, sehubungan dengan akan segera mengakhiri masa tugasnya di Papua.
“Saya mau pamitan. Karena saya mau pindah ke Jakarta. Itulah tujuan saya  ke Merauke,’’ kata Pangdam  Moh. Erwin Syafitri kepada wartawan, belum lama ini. Dalam kunjungan seharinya di Merauke, Pangdam mengunjungi Makorem 174/ATW dan Mako Yonif 755/Yalet dan melakukan tatap muka dengan seluruh perwira yang ada.
Ditanya wartawan soal tantangan yang paling berat selama menjabat sebagai Pangdam di Papua,  Pangdam Erwin Syafitri mengaku semua tidak ada. Soal masih adanya gerakan separatis bersenjata, menurut Pangdam, sejak dirinya menjabat sebagai Pangdam di Papua, dirinya menginginkan  soft power oleh TNI dimana senjata tidak digunakan tapi yang digunakan tenaga dan keterampilan.
‘’Itu target saya. Saya menginginkan sejak kemarin supaya semua Bupati bisa meminta tentara agar tenaganya dimaksimalkan untuk membangun daerahnya dalam rangka percepatan pembangunan di Papua,’’ katanya.
Namun,   lanjut dia, sampai sekarang kabupaten yang memanfaatkan hanya Kabupaten Lanny Jaya, Pengunungan Bintang, Fakfak dan Kaimana. ‘’Saya punya Denzipur dalam rangka percepatan untuk pembukaan daerah terisolir dengan membuka jalan,’’ jelasnya.  
Ditanya wartawan lebih jauh soal masih adanya keinginan-keinginan sebagian masyarakat Papua  yang membuat situasi tidak aman, Pangdam mempersilakan, karena nantinya lanjut dia, bukan lagi tentara yang akan  melawan  tapi oleh masyarakat sendiri.
‘’Tidak perlu tentara. Kita memenuhi keinginan mereka untuk    percepatan pembangunan. Manfaatkan itu. Saya ingin buktikan bahwa tentara itu bukan musuhnya rakyat. Tapi masyarakat sendiri terhambat pembangunannya karena ulah mereka. Saya ingin membantu masyaraka biar masyarakat mengetahui sendiri bahwa kita ini terlambat bukan karena siapa, tapi karena diganggu terus. Itu yang membuat  kita di Papua terus ketinggalan,’’ katanya.   (02/media center/toeb)
Share on :
Silahkan berikan komentar melalui Facebook. Jangan lupa login dulu melalui akun facebook anda. Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan radarmerauke.com dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Ditulis Oleh : ~ Portal Berita Merauke

Artikel Pangdam XVII/Cenderawasih Erwin Syafitri Pamitan ke Merauke ini diposting oleh Portal Berita Merauke pada hari Sunday, 28 October 2012. Radar Merauke menyajikan informasi terkini tentang berbagai peristiwa yang terjadi di kota Merauke dan wilayah Papua Selatan umumnya. Kritik dan saran dapat anda sampaikan melalui kotak komentar. Copyright berita dalam site ini milik pemilik berita: Kompas, Cenderawasihpos, Tabloid Jubi, Jaringan Pasificpost, Infopublik, Jaringan JPNN dll. Radar Merauke adalah web personal yang merangkum berita dari berbagai media.
 
© Copyright RadarMerauke.com | Portal Berita Merauke @Since 2008 - 2013 - Some rights reserved | Powered by Blogger.com.
Template Design by Owner Template | Published by Owner Template and Owner
WWW.RADARMERAUKE.COM - PORTAL BERITA MERAUKE
( www.radarmerauke.me | www.radarmerauke.asia | Email : radarmerauke@gmail.com | radarmerauke@yahoo.com )

Radar Merauke menyajikan informasi terkini tentang berbagai peristiwa yang terjadi di kota Merauke dan wilayah Papua Selatan umumnya. Copyright berita dalam site ini milik pemilik berita: Kompas, Bintang Papua, Cenderawasihpos, Tabloid Jubi, Jaringan Pasificpost, Infopublik, suluhpapua, Jaringan JPNN dll. Radar Merauke adalah web personal yang merangkum berita dari berbagai media.