Radar Merauke menyajikan informasi terkini tentang berbagai peristiwa yang terjadi di kota Merauke dan wilayah Papua Selatan umumnya.
UPDATE!! Berita di Radar Merauke dapat dibaca langsung lewat Smartphone Android! Baca fiturnya DISINI atau Download aplikasinya disini : LINK Download Android RadarMeraukeCom.APK !!! Baca berita Via Opera Mini Atau Browser Handphone (Blackberry/Iphone/Symbian) : http://www.radarmerauke.com/?m=1 .

Monday, 1 October 2012

Mekarkan Dua Kabupaten di Papua

JAKARTA - Provinsi Papua dan Papua Barat masih berpeluang untuk menambah daerah otonomi baru (DOB). Sejumlah perwakilan warga Papua kemarin (19/9) mendatangi gedung parlemen untuk mengajukan pembentukan dua DOB baru, yakni Kabupaten Muara Digul dan Kabupaten Admi Korbai.

Pembentukan dua kabupaten baru tersebut berdasar usul pemecahan Kabupatan Mappi sebagai induk. Bupati Mappi Stevanus Kaisma bersama sejumlah tokoh dan elemen masyarakat Papua kemarin diterima oleh Wakil Ketua Komisi II DPR Ganjar Pranowo dan anggota Komisi II DPR dari Papua Agustina Basik Basik. Sejumlah masyarakat Kabupaten Mappi kemarin mengenakan pakaian adat koteka saat melakukan audiensi.

Stevanus mengatakan, pembentukan dua kabupaten tersebut berdasar aspirasi masyarakat suku Auyu, suku Korowari, dan suku Kombai di selatan Papua. Ketiganya menginginkan pembentukan dua kabupaten baru dalam usul DOB kepada Komisi II DPR. "Calon Kabupaten Digul di Bade dan calon Kabupaten Admi Korbai di Senggo," ujar Stevanus.

Dalam laporan terhadap komisi II, pembentukan Kabupaten Muara Digul diusulkan karena sejumlah pertimbangan strategis. Muara Digul merupakan daerah transit dan penghubung antarkabupaten. Tercatat, wilayah Boven Digoel, Asmat, dan Yahukimo juga melewati Muara Digul. "Daerah itu merupakan daerah penyangga yang berpotensi untuk cadangan bahan baku," ujar Stevanus.

Untuk potensi sumber daya alam, Stevanus menyatakan Muara Digul kaya akan sektor perkebunan dan kehutanan. Bahan baku seperti karet, kulit kayu masohi, dan gambir bisa menjadi sumber pendapatan Muara Digul. "Muara Digul dipersiapkan sejak lama untuk menjadi sebuah kabupaten dengan dicanangkan sebagai kecamatan percontohan," ujarnya.

Bagaimana Admi Korbai? Setali tiga uang. Daerah itu memiliki potensi besar, namun belum dimaksimalkan. Menurut Stevanus, masih terdapat komunitas suku terasing yang terisolasi. Alam dari Admi Korbai masih asri dan memiliki kekayaan melimpah. Stevanus menyebut wilayah Admi Korbai juga memiliki potensi sebagai pengembangan kawasan perbatasan. "Secara tata ruang wilayah nasional merupakan pengembangan wilayah lokal promosi (PWLP)," jelasnya.

Stevanus menyatakan, posisi Kabupaten Mappi yang dulu merupakan pemekaran dari Kabupaten Merauke masih dirasa terlalu luas. Kabupaten Mappi memiliki wilayah 28.516 kilometer persegi. Kabupaten Mappi terdiri atas 15 distrik, 136 kampung, dan 1 kelurahan. "Pendanaan yang terbatas mengakibatkan rentang kendali pemerintah menjadi jauh. Akibatnya, pelayanan kurang optimal," ujarnya memberikan alasan.

Mendengar hal itu, Ganjar menyatakan bahwa usul yang disampaikan tersebut akan terlebih dahulu ditampung. Menurut dia, Komisi II DPR bakal terlebih dahulu melakukan pembahasan terkait persyaratan-persyaratan yang diajukan Kabupaten Mappi. "Sebagai pimpinan, tentu saya tidak bisa memutuskan sendiri," ujarnya.(bay/c4/agm)
Share on :
Silahkan berikan komentar melalui Facebook. Jangan lupa login dulu melalui akun facebook anda. Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan radarmerauke.com dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Ditulis Oleh : ~ Portal Berita Merauke

Artikel Mekarkan Dua Kabupaten di Papua ini diposting oleh Portal Berita Merauke pada hari Monday, 1 October 2012. Radar Merauke menyajikan informasi terkini tentang berbagai peristiwa yang terjadi di kota Merauke dan wilayah Papua Selatan umumnya. Kritik dan saran dapat anda sampaikan melalui kotak komentar. Copyright berita dalam site ini milik pemilik berita: Kompas, Cenderawasihpos, Tabloid Jubi, Jaringan Pasificpost, Infopublik, Jaringan JPNN dll. Radar Merauke adalah web personal yang merangkum berita dari berbagai media.
 
© Copyright RadarMerauke.com | Portal Berita Merauke @Since 2008 - 2013 - Some rights reserved | Powered by Blogger.com.
Template Design by Owner Template | Published by Owner Template and Owner
WWW.RADARMERAUKE.COM - PORTAL BERITA MERAUKE
( www.radarmerauke.me | www.radarmerauke.asia | Email : radarmerauke@gmail.com | radarmerauke@yahoo.com )

Radar Merauke menyajikan informasi terkini tentang berbagai peristiwa yang terjadi di kota Merauke dan wilayah Papua Selatan umumnya. Copyright berita dalam site ini milik pemilik berita: Kompas, Bintang Papua, Cenderawasihpos, Tabloid Jubi, Jaringan Pasificpost, Infopublik, suluhpapua, Jaringan JPNN dll. Radar Merauke adalah web personal yang merangkum berita dari berbagai media.