Radar Merauke menyajikan informasi terkini tentang berbagai peristiwa yang terjadi di kota Merauke dan wilayah Papua Selatan umumnya.
UPDATE!! Berita di Radar Merauke dapat dibaca langsung lewat Smartphone Android! Baca fiturnya DISINI atau Download aplikasinya disini : LINK Download Android RadarMeraukeCom.APK !!! Baca berita Via Opera Mini Atau Browser Handphone (Blackberry/Iphone/Symbian) : http://www.radarmerauke.com/?m=1 .

Thursday, 21 February 2013

Kota Merauke Digenangi Banjir lagi


MERAUKE [PAPOS]- Kota Merauke dan sekitarnya, Rabu (20/2), kembali digenangi oleh banjir pasca hujan semalam. Perumahan penduduk maupun sejumlah ruas jalan, terendam banjir setinggi lutut. Akibatnya, orang yang melintasi di daerah genangan banjir, selalu berhati-hati. Sementara warga yang rumahnya ikut tergenang, sedang berusaha untuk mengeluarkan banjir dari dalam rumah mereka.
Sebagaimana disaksikan Papua Pos, kemarin, nampak sejumlah ruas jalan serta perumahan penduduk  digenangi banjir. Lokasi-lokasi tersebut sering menjadi langganan banjir setiap  datang hujan besar. Meskipun pintu air di Transito telah dibuka dan dapat berfungsi kembali, namun masih ada banjir yang tergenang dimana-mana. Persoalannya karena orang membuang sampah secara sembarangan serta pembangunan perumahan di daerah resapan.
Dengan adanya banjir yang terjadi di sejumlah tempat tersebut, Wakil Bupati Merauke, Sunarjo, S.Sos langsung turun tangan sekaligus melakukan peninjauan di sejumlah lokasi. Tentunya semua orang menginginkan dan mengharapkan agar kondisi seperti demikian, tidak terjadi lagi di waktu mendatang. Salah satu hal yang perlu diperhatikan adalah pembuangan sampah harus pada tempatnya. Jika warga tidak memperhatikan itu, maka jika hujan besar, banjir akan datang lagi.
Ketua Fraksi Partai Demokrat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Merauke, Fransiskus Ohiwutun meminta kepada pemerintah agar segera melakukan perbaikan terhadap drainase-drainase yang ada. Selain itu, pintu air harus segera dituntaskan. Sehingga kalau datang musim hujan, tidak terjadi genangan banjir dimana-mana.
Dia menambahkan, persoalan lain hingga banjir adalah orang membuang sampah tidak pada tempatnya. Olehnya, perlu kesadaran semua pihak agar membuang sampah di lokasi atau tempat-tempat yang sudah disiapkan oleh pemerintah. “Saya kira masalah banjir dapat ditangani dengan baik jika saluran drainase diperbaiki dengan baik serta  warga tak membuang sampah secara sembarangan,” ungkapnya.  [frans]
Share on :
Silahkan berikan komentar melalui Facebook. Jangan lupa login dulu melalui akun facebook anda. Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan radarmerauke.com dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Ditulis Oleh : ~ Portal Berita Merauke

Artikel Kota Merauke Digenangi Banjir lagi ini diposting oleh Portal Berita Merauke pada hari Thursday, 21 February 2013. Radar Merauke menyajikan informasi terkini tentang berbagai peristiwa yang terjadi di kota Merauke dan wilayah Papua Selatan umumnya. Kritik dan saran dapat anda sampaikan melalui kotak komentar. Copyright berita dalam site ini milik pemilik berita: Kompas, Cenderawasihpos, Tabloid Jubi, Jaringan Pasificpost, Infopublik, Jaringan JPNN dll. Radar Merauke adalah web personal yang merangkum berita dari berbagai media.
 
© Copyright RadarMerauke.com | Portal Berita Merauke @Since 2008 - 2013 - Some rights reserved | Powered by Blogger.com.
Template Design by Owner Template | Published by Owner Template and Owner
WWW.RADARMERAUKE.COM - PORTAL BERITA MERAUKE
( www.radarmerauke.me | www.radarmerauke.asia | Email : radarmerauke@gmail.com | radarmerauke@yahoo.com )

Radar Merauke menyajikan informasi terkini tentang berbagai peristiwa yang terjadi di kota Merauke dan wilayah Papua Selatan umumnya. Copyright berita dalam site ini milik pemilik berita: Kompas, Bintang Papua, Cenderawasihpos, Tabloid Jubi, Jaringan Pasificpost, Infopublik, suluhpapua, Jaringan JPNN dll. Radar Merauke adalah web personal yang merangkum berita dari berbagai media.