Radar Merauke menyajikan informasi terkini tentang berbagai peristiwa yang terjadi di kota Merauke dan wilayah Papua Selatan umumnya.
UPDATE!! Berita di Radar Merauke dapat dibaca langsung lewat Smartphone Android! Baca fiturnya DISINI atau Download aplikasinya disini : LINK Download Android RadarMeraukeCom.APK !!! Baca berita Via Opera Mini Atau Browser Handphone (Blackberry/Iphone/Symbian) : http://www.radarmerauke.com/?m=1 .

Wednesday, 5 December 2012

Pro Kontra Perubahan Kurikulum Diknas 2013


MERAUKE - Rencana pemerintah mengubah kurikulum pendidikan nasional pada 2013 mendatang menuai pro dan kontra bagi sejumlah guru di Kabupaten Merauke.  Ada yang menyesalkan karena perubahan kurikulum hanya akan membuat repot guru dan tenaga pendidik. Namun ada juga yang mendukung demi kemajuan pendidikan di republik ini, khususnya di Merauke.
Salah satu guru yang enggan namanya dikorankan mengatakan, kurikulum tingkat satuan pendidikan (KTSP) yang sekarang diterapkan sebenarnya sudah sangat bagus mengingat kurikulum ini memberdayakan para guru dan sekolahnya, sehingga membuat sekolah mandiri.
Menurut guru di salah satu SMA Negeri di Merauke ini, apabila ada rencana perubahan kurikulum, maka seharusnya kurikulum yang sebelumnya dievaluasi terlebih dahulu.
“Korban perubahan kurikulum adalah anak didik. Guru juga akan kewalahan untuk mengimplementasikan kurikulum yang baru,” ujarnya kepada Bintang Papua, Selasa (4/12) kemarin.
Baginya  kurikulum bisa diubah apabila ada alasan mendasar yang rasional, misalnya kurikulum yang ada sudah tidak update lagi.
“ Ya, seharusnya kurikulum tidak diubah setiap berganti menteri. Idealnya, perubahan kurikulum dilakukan apabila kurikulum tersebut memang ketinggalan zaman,” tegasnya.
“Poin penting dari pelaksanaan kurikulum adalan monitoring dan evaluasi,” timpalnya lagi.
Setali tiga uang dengan rekan gurunya, Sarno salah satu guru juga mengakui perubahan kurikulum sangat memusingkan pihak guru, karena harus mengejar target kurikulum tersebut.
“Yang pasti guru sebagai ujung tombak yang sangat merasakan kendala dari setiap pergantian kurikulum ini. Karena setiap perubahan otomatis cara penyampaian kita kepada murid pun berubah. Apalagi materinya kan berganti-ganti, seperti pelajaran yang dulu di SMP sekarang sudah ada di SD,” akunya.
Di bagian lain guru yang mendukung perubahan kurikulum pendidikan mengakui hal itu  perlu dilakukan karena tuntutan zaman. Tujuannya  tidak lain yakni, agar peserta didik mampu bersaing di masa depan.
“Zaman kan sudah berubah, maka kompetensi yang diberlakukan untuk pengembangan intelektual siswa pun harus berubah. Soalnya tantangan yang mereka hadapi tak akan sama dengan masa sekarang,” terang seorang guru lainnya. (lea/achi/LO1)
Share on :
Silahkan berikan komentar melalui Facebook. Jangan lupa login dulu melalui akun facebook anda. Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan radarmerauke.com dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Ditulis Oleh : ~ Portal Berita Merauke

Artikel Pro Kontra Perubahan Kurikulum Diknas 2013 ini diposting oleh Portal Berita Merauke pada hari Wednesday, 5 December 2012. Radar Merauke menyajikan informasi terkini tentang berbagai peristiwa yang terjadi di kota Merauke dan wilayah Papua Selatan umumnya. Kritik dan saran dapat anda sampaikan melalui kotak komentar. Copyright berita dalam site ini milik pemilik berita: Kompas, Cenderawasihpos, Tabloid Jubi, Jaringan Pasificpost, Infopublik, Jaringan JPNN dll. Radar Merauke adalah web personal yang merangkum berita dari berbagai media.
 
© Copyright RadarMerauke.com | Portal Berita Merauke @Since 2008 - 2013 - Some rights reserved | Powered by Blogger.com.
Template Design by Owner Template | Published by Owner Template and Owner
WWW.RADARMERAUKE.COM - PORTAL BERITA MERAUKE
( www.radarmerauke.me | www.radarmerauke.asia | Email : radarmerauke@gmail.com | radarmerauke@yahoo.com )

Radar Merauke menyajikan informasi terkini tentang berbagai peristiwa yang terjadi di kota Merauke dan wilayah Papua Selatan umumnya. Copyright berita dalam site ini milik pemilik berita: Kompas, Bintang Papua, Cenderawasihpos, Tabloid Jubi, Jaringan Pasificpost, Infopublik, suluhpapua, Jaringan JPNN dll. Radar Merauke adalah web personal yang merangkum berita dari berbagai media.