Radar Merauke menyajikan informasi terkini tentang berbagai peristiwa yang terjadi di kota Merauke dan wilayah Papua Selatan umumnya.
UPDATE!! Berita di Radar Merauke dapat dibaca langsung lewat Smartphone Android! Baca fiturnya DISINI atau Download aplikasinya disini : LINK Download Android RadarMeraukeCom.APK !!! Baca berita Via Opera Mini Atau Browser Handphone (Blackberry/Iphone/Symbian) : http://www.radarmerauke.com/?m=1 .

Tuesday, 13 November 2012

MERAUKE FOOD ESTATE : Mati Suri Karena Pemda Tak Mampu Jalankan Program?

Compact_hutanpabrik
JAKARTA: Kawasan pangan terpadu skala luas di Merauke atau Merauke Integrated Food and Energy Estate (MIFEE) yang dicanangkan secara remsi pada 2010 mandeg atau bisa dikatakan 'mati suri', karena pemerintah daerah tidak mampu melanjutkan program nasional tersebut.

Mantan Bupati Merauke periode 2005-2010 Jhon Gluba Gebze menilai persoalan tidak berjalannya Merauke Integrated Food and Energy Estate (MIFEE) bukan disebabkan persoalan masyarakat ada dan lahan ulayat, tetapi lebih disebabkan ketidakmampuan pemerintah daerah Merauke dalam melanjutkan program tersebut.

"Kondisi MIFEE saat ini mati suri. Tidak benar kalau masyarakat adat yang menjadi kendala, tetapi birokrasi di daerah yang menjadi hambatan," ujarnya kepada Bisnis, hari ini.

Dia menuturkan solusi untuk dapat melanjutkan MIFEE dengan mengefektifkan peran pemerintah daerah Merauke. Jika Pemda Merauke tidak dapat mengatasi persoalan tersebut, katanya, maka perlu dibentuk Otorita Pertanian Merauke. Namun, tidak diperlukan membuat badan otorita jika pemda dapat mengatasi seluruh persoalan pangan skala luas di Merauke tersebut.

"Tidak perlu membuat badan selama pemda bisa mengelola, ini kebijakan nasional, ini kepentingan orang banyak. Kalau seandainya pemda tidak bisa jalan, daripada ini terbengkalai, maka harus ada badan otorita."

Gebze memaparkan MIFEE fokus pada optimalisasi lahan milik masyarakat setempat yang sudah terbangun, tetapi belum digarap dengan optimal, yaitu melalui mekanisasi pertanian. Fokus kedua, katanya, pengelolaan lahan pertanian skala luas.

Untuk mengatasi kemdandegan program MIFEE, katanya, maka pemerintah pusat dan Pemprov Papua dan Pemda Merauke perlu duduk bersama untuk mencari solusi agar food estate itu dapat jalan kembali.

"Ini di-clear-kan masalahanya apa. Nanti cuman tuduhan, rakyat kecil yang dituduh jadi biang kerok. Padahal, biang kerok adalah birokrasi, kalau urusan dengan masyarakat ulayat saya yang selesaikan, saya kasih garansi, saya kasih jaminan. Yang penting diatur dalam keputusan."

Menurutnya, beberapa investor yang sebelumnya hendak masuk ke Merauke justru batal dan pindah ke lokasi lainnya. (arh)
Share on :
Silahkan berikan komentar melalui Facebook. Jangan lupa login dulu melalui akun facebook anda. Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan radarmerauke.com dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Ditulis Oleh : ~ Portal Berita Merauke

Artikel MERAUKE FOOD ESTATE : Mati Suri Karena Pemda Tak Mampu Jalankan Program? ini diposting oleh Portal Berita Merauke pada hari Tuesday, 13 November 2012. Radar Merauke menyajikan informasi terkini tentang berbagai peristiwa yang terjadi di kota Merauke dan wilayah Papua Selatan umumnya. Kritik dan saran dapat anda sampaikan melalui kotak komentar. Copyright berita dalam site ini milik pemilik berita: Kompas, Cenderawasihpos, Tabloid Jubi, Jaringan Pasificpost, Infopublik, Jaringan JPNN dll. Radar Merauke adalah web personal yang merangkum berita dari berbagai media.
 
© Copyright RadarMerauke.com | Portal Berita Merauke @Since 2008 - 2013 - Some rights reserved | Powered by Blogger.com.
Template Design by Owner Template | Published by Owner Template and Owner
WWW.RADARMERAUKE.COM - PORTAL BERITA MERAUKE
( www.radarmerauke.me | www.radarmerauke.asia | Email : radarmerauke@gmail.com | radarmerauke@yahoo.com )

Radar Merauke menyajikan informasi terkini tentang berbagai peristiwa yang terjadi di kota Merauke dan wilayah Papua Selatan umumnya. Copyright berita dalam site ini milik pemilik berita: Kompas, Bintang Papua, Cenderawasihpos, Tabloid Jubi, Jaringan Pasificpost, Infopublik, suluhpapua, Jaringan JPNN dll. Radar Merauke adalah web personal yang merangkum berita dari berbagai media.