Radar Merauke menyajikan informasi terkini tentang berbagai peristiwa yang terjadi di kota Merauke dan wilayah Papua Selatan umumnya.
UPDATE!! Berita di Radar Merauke dapat dibaca langsung lewat Smartphone Android! Baca fiturnya DISINI atau Download aplikasinya disini : LINK Download Android RadarMeraukeCom.APK !!! Baca berita Via Opera Mini Atau Browser Handphone (Blackberry/Iphone/Symbian) : http://www.radarmerauke.com/?m=1 .

Saturday, 13 October 2012

Warga Merauke Mulai Kesulitan Dapatkan Air Bersih

Merauke, InfoPublik - Musim kemarau yang telah berlangsung sejak beberapa bulan belakangan ini berakibat sulitnya warga Kota Merauke mendapatkan air bersih, khususnya mereka yang selama ini belum terjangkau jaringan PDAM dan warga yang berada di dua lokasi eks transmigrasi, Semangga dan Tanah Miring.
Kesulitan mendapatkan air ini, membuat warga membeli air tanki maupun secara jeringen. Hanya  saja, untuk mendapatkan  air tanki tersebut warga menunggu 1-2 hari baru bisa diantarkan karena harus antri untuk memesannya.
Sementara  sumur  tanah di sekitar Jalan Raya Mandala yang menjadi sumber air tanki maupun dengan cara jeringen selama ini airnya mulai berkurang. Bahkan ada yang mulai kering.
‘’Cukup sulit mendapatkan air sekarang karena sumur mulai kering. Kalau disedot, harus   tunggu beberapa lama waktunya baru sedot lagi sampai tanki penuh,’’ kata Parman, salah satu pengantar air tanki.
Selain itu, harga 1 air tanki mulai naik. Jika sebelumnya degan harga Rp80.000 untuk lokasi di sekitar dalam kota, maka saat sekarang ini harga  mulai naik menjadi Rp100.000 - Rp120.000 per tanki.  
‘’Naik karena kita sudah sulit dapatkan 1 tanki. Kalau biasanya  kita bisa antar 6-8 tanki per hari, maka sekarang itu tidak bisa kita dapat. Paling banyak 4 tanki,’’ terangnya.
Sementara   di lokasi eks transmigrasi, Semangga dan Tanah Miring, harga 1 tanki air mulai Rp200.000 - Rp350.000 tergantung jaraknya.  Untuk SP 9 Tanah Miring harga pertanki Rp350.000-Rp400.000. Sementara untuk per jeringennya ukuran 25 liter antara Rp2.000-Rp3.000.  
‘’Kalau musim kemarau agak panjang, maka warga sudah kesulitan mendapatkan air  seperti sekarang.  Untuk mandi dan pakai minum terpaksa harus beli dengan harga Rp200.000-Rp250.000 per tankinya. Kalau  di SP 9 Tanah Miring, bisa dengan harga Rp350.000-Rp400.000 per tankinya,’’ kata Samijan,  Warga SP 2 Tanah Miring, Merauke, Jumat (12/10). (02/media center/toeb)
Share on :
Silahkan berikan komentar melalui Facebook. Jangan lupa login dulu melalui akun facebook anda. Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan radarmerauke.com dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Ditulis Oleh : ~ Portal Berita Merauke

Artikel Warga Merauke Mulai Kesulitan Dapatkan Air Bersih ini diposting oleh Portal Berita Merauke pada hari Saturday, 13 October 2012. Radar Merauke menyajikan informasi terkini tentang berbagai peristiwa yang terjadi di kota Merauke dan wilayah Papua Selatan umumnya. Kritik dan saran dapat anda sampaikan melalui kotak komentar. Copyright berita dalam site ini milik pemilik berita: Kompas, Cenderawasihpos, Tabloid Jubi, Jaringan Pasificpost, Infopublik, Jaringan JPNN dll. Radar Merauke adalah web personal yang merangkum berita dari berbagai media.
 
© Copyright RadarMerauke.com | Portal Berita Merauke @Since 2008 - 2013 - Some rights reserved | Powered by Blogger.com.
Template Design by Owner Template | Published by Owner Template and Owner
WWW.RADARMERAUKE.COM - PORTAL BERITA MERAUKE
( www.radarmerauke.me | www.radarmerauke.asia | Email : radarmerauke@gmail.com | radarmerauke@yahoo.com )

Radar Merauke menyajikan informasi terkini tentang berbagai peristiwa yang terjadi di kota Merauke dan wilayah Papua Selatan umumnya. Copyright berita dalam site ini milik pemilik berita: Kompas, Bintang Papua, Cenderawasihpos, Tabloid Jubi, Jaringan Pasificpost, Infopublik, suluhpapua, Jaringan JPNN dll. Radar Merauke adalah web personal yang merangkum berita dari berbagai media.