Merauke – Semua orang terutama guru agar jangan menutup mata terhadap persoalan pendidikan di daerah pedalaman. Dari tahun ke tahun, kondisi sekolah daerah terpencil jauh dari kualitas dan sarana memadai.
“Para guru yang di tempatkan di kampung-kampung, lebih memilih menghabiskan waktu tinggal bersama keluarga di kota. Sehingga anak didik pun tak bisa mendapat kesempatan dididik dengan lebih baik,” kata Ketua Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Merauke, Dominikus Ulukyanan, kemarin.
Ia mengatakan, ketidakpuasaan guru selayaknya tidak dilampiaskan pada murid. “Saya memahami akan ketidakpuasan dari para guru terhadap kebijakan yang dilakukan Bupati Merauke untuk pembayaran gaji secara manual,” katanya.
Meski demikian, lanjut Ulukyanan, masalah tersebut sejatinya dibicarakan lebih terbuka. Tidak perlu mengancam untuk melakukan aksi mogok mengajar. Itu bukan penyelesaian persoalan. “Saya mendukung jika para guru akan melakukan aksi demonstrasi menyampaikan aspirasi. Jika mogok mengajar, itu bukan solusinya,” tegas dia.
Persoalan pendidikan, jelas Ulukyanan, menjadi tanggungjawab semua orang. “Kita harus paham bahwa yang tinggal di daerah pedalaman adalah orang asli. Sehingga mereka juga harus diberikan perhatian dalam dunia pendidikan,” pintanya. (FR/Merauke)
“Para guru yang di tempatkan di kampung-kampung, lebih memilih menghabiskan waktu tinggal bersama keluarga di kota. Sehingga anak didik pun tak bisa mendapat kesempatan dididik dengan lebih baik,” kata Ketua Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Merauke, Dominikus Ulukyanan, kemarin.
Ia mengatakan, ketidakpuasaan guru selayaknya tidak dilampiaskan pada murid. “Saya memahami akan ketidakpuasan dari para guru terhadap kebijakan yang dilakukan Bupati Merauke untuk pembayaran gaji secara manual,” katanya.
Meski demikian, lanjut Ulukyanan, masalah tersebut sejatinya dibicarakan lebih terbuka. Tidak perlu mengancam untuk melakukan aksi mogok mengajar. Itu bukan penyelesaian persoalan. “Saya mendukung jika para guru akan melakukan aksi demonstrasi menyampaikan aspirasi. Jika mogok mengajar, itu bukan solusinya,” tegas dia.
Persoalan pendidikan, jelas Ulukyanan, menjadi tanggungjawab semua orang. “Kita harus paham bahwa yang tinggal di daerah pedalaman adalah orang asli. Sehingga mereka juga harus diberikan perhatian dalam dunia pendidikan,” pintanya. (FR/Merauke)

Artikel 