Radar Merauke menyajikan informasi terkini tentang berbagai peristiwa yang terjadi di kota Merauke dan wilayah Papua Selatan umumnya.
UPDATE!! Berita di Radar Merauke dapat dibaca langsung lewat Smartphone Android! Baca fiturnya DISINI atau Download aplikasinya disini : LINK Download Android RadarMeraukeCom.APK !!! Baca berita Via Opera Mini Atau Browser Handphone (Blackberry/Iphone/Symbian) : http://www.radarmerauke.com/?m=1 .

Wednesday, 17 October 2012

Berdayakan Lulusan KPG Papua


MERAUKE, KOMPAS.com — Pemerintah Provinsi Papua diminta memprioritaskan mengangkat tenaga guru dari lulusan Kolese Pendidikan Guru (KPG) khas Papua ataupun lulusan Fakultas Ilmu Pendidikan dan Keguruan Univesitas Cenderawasih Jayapura, Papua, untuk memenuhi kebutuhan tenaga guru di Papua.

Hal itu disampaikan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Papua (DPRP) Masia Lay di Merauke, Provinsi Papua, Rabu (17/10/2012).
Menurut Masia, Pemerintah Provinsi Papua berencana memasukkan tenaga guru dari luar Papua untuk memenuhi kebutuhan tenaga guru di Papua. Kami (DPRP) menolak itu. "Gunakan lulusan-lulusan KPG dan Universitas Cenderawasih," katanya.

Menurut Masia, melalui KPG dan FKIP Uncen, Papua telah mampu menghasilkan sendiri calon-calon guru. Karena itu tidak diperlukan tenaga-tenaga guru dari luar papua. Hal itu juga akan memberdayakan lulusan-lulusan KPG dan FKIP Uncen.
Secara terpisah, Kepala Dinas Pendidikan dan Pengajaran Merauke Vincentius Mekiuw mengungkapkan, hingga kini masih banyak guru yang bertugas di sekolah-sekolah pedalaman Merauke sering kali meninggalkan tempat tugasnya dengan berbagai alasan. Kondisi itu mengakibatkan pelayanan pendidikan terhambat.

Berdasarkan pengamatan langsung dan tidak langsung serta inspeksi ke kampung-kampung, banyak guru tidak berada di tempat kerjanya. Umumnya sekolah-sekolah di pedalaman hanya diisi 1-2 guru bahkan ada sekolah yang kosong karena ditinggal guru. Akan tetapi, Vincentius tidak merinci jumlah guru yang mangkir dari tugas mengajar di pedalaman. "Daftar namanya panjang," katanya.
Banyak guru diketahui pergi ke kota Merauke dengan berbagai alasan, seperti sedang tugas belajar di level S-1, suami atau istri tidak berada pada satu tempat tugas, mengurus pangkat golongan PNS, alasan mengambil gaji, hingga beralasan sakit
Share on :
Silahkan berikan komentar melalui Facebook. Jangan lupa login dulu melalui akun facebook anda. Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan radarmerauke.com dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Ditulis Oleh : ~ Portal Berita Merauke

Artikel Berdayakan Lulusan KPG Papua ini diposting oleh Portal Berita Merauke pada hari Wednesday, 17 October 2012. Radar Merauke menyajikan informasi terkini tentang berbagai peristiwa yang terjadi di kota Merauke dan wilayah Papua Selatan umumnya. Kritik dan saran dapat anda sampaikan melalui kotak komentar. Copyright berita dalam site ini milik pemilik berita: Kompas, Cenderawasihpos, Tabloid Jubi, Jaringan Pasificpost, Infopublik, Jaringan JPNN dll. Radar Merauke adalah web personal yang merangkum berita dari berbagai media.
 
© Copyright RadarMerauke.com | Portal Berita Merauke @Since 2008 - 2013 - Some rights reserved | Powered by Blogger.com.
Template Design by Owner Template | Published by Owner Template and Owner
WWW.RADARMERAUKE.COM - PORTAL BERITA MERAUKE
( www.radarmerauke.me | www.radarmerauke.asia | Email : radarmerauke@gmail.com | radarmerauke@yahoo.com )

Radar Merauke menyajikan informasi terkini tentang berbagai peristiwa yang terjadi di kota Merauke dan wilayah Papua Selatan umumnya. Copyright berita dalam site ini milik pemilik berita: Kompas, Bintang Papua, Cenderawasihpos, Tabloid Jubi, Jaringan Pasificpost, Infopublik, suluhpapua, Jaringan JPNN dll. Radar Merauke adalah web personal yang merangkum berita dari berbagai media.