Sumber : Cepos
Pada Peringatan Hari Dharma Samudera
Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Tedjo Edhy Purdijatno, SH, Kamis (15/1), memimpin upacara Peringatan Hari Dharma Samudera tersebut dilakukan di Dermaga Pelabuhan Merauke diatas KRI Teluk Sampit-515 dalam upacara militer. Sekitar 20 jenderal baik bintang satu maupun bintang dua hadir dalam upacara yang dimulai sekitar pukul 08.00 WIT, itu. Dengan komandan upacara, Mantan Danlanud Merauke Letkol Laut (P) Dwi Laksono, upacara peringatan Hari Dharma Samudera itu diawali dengan penghormatan dan membuang karangan bunga oleh KSAL yang bertindak sebagai Irup. Setelah itu, dilanjutkan dengan tabur bunga dari atas KRI ke bawah kali.
Kapolda Papua, Kajati Papua dan Kasdam XVII/Cenderawasih tampak hadir dalam upacara tersebut. Sementara itu, siaran pers yang dikeluarkan Kepala Dispenal Laksamana Pertama TNI Iskandar Sitompul, SE, mengungkapkan, Hari Dharma Samudera yang diperingati setiap tahun pada 15 Januari untuk mengenang jasa para pahlawan yang telah gugur pada pertempuran-pertempuran di laut dalam usahanya mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia.
Ditambahkan, peristiwa pertempuran di laut itu diantaranya, pertempuran laut di Selat Bali pada 4 April 1946, pertempuran Laut di Teluk Ceribon 5 Januari 1947, pertempuran laut di dekat Pulau Manikian 13 April 1947, pertempuran laut di Perairan Balikpapan 28 April 1958 serta pertempuran di Laut Aru yang mengakibatkan tenggelamnya KRI Macan Tutul serta gugurnya Komodor Yos Sudarso pada 15 Januari 1962. (ulo)
Pada Peringatan Hari Dharma Samudera
Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Tedjo Edhy Purdijatno, SH, Kamis (15/1), memimpin upacara Peringatan Hari Dharma Samudera tersebut dilakukan di Dermaga Pelabuhan Merauke diatas KRI Teluk Sampit-515 dalam upacara militer. Sekitar 20 jenderal baik bintang satu maupun bintang dua hadir dalam upacara yang dimulai sekitar pukul 08.00 WIT, itu. Dengan komandan upacara, Mantan Danlanud Merauke Letkol Laut (P) Dwi Laksono, upacara peringatan Hari Dharma Samudera itu diawali dengan penghormatan dan membuang karangan bunga oleh KSAL yang bertindak sebagai Irup. Setelah itu, dilanjutkan dengan tabur bunga dari atas KRI ke bawah kali.
Kapolda Papua, Kajati Papua dan Kasdam XVII/Cenderawasih tampak hadir dalam upacara tersebut. Sementara itu, siaran pers yang dikeluarkan Kepala Dispenal Laksamana Pertama TNI Iskandar Sitompul, SE, mengungkapkan, Hari Dharma Samudera yang diperingati setiap tahun pada 15 Januari untuk mengenang jasa para pahlawan yang telah gugur pada pertempuran-pertempuran di laut dalam usahanya mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia.
Ditambahkan, peristiwa pertempuran di laut itu diantaranya, pertempuran laut di Selat Bali pada 4 April 1946, pertempuran Laut di Teluk Ceribon 5 Januari 1947, pertempuran laut di dekat Pulau Manikian 13 April 1947, pertempuran laut di Perairan Balikpapan 28 April 1958 serta pertempuran di Laut Aru yang mengakibatkan tenggelamnya KRI Macan Tutul serta gugurnya Komodor Yos Sudarso pada 15 Januari 1962. (ulo)

Artikel 