KBR68H, Merauke - Ribuan Guru di Kabupaten Merauke, Papua mengancam mogok mengajar. Mogok akan digelar, jika Dinas Pendidikan dan Pengajaran Kabupaten Merauke tak juga membayar gaji mereka. Martha Gebze seorang guru SD Okaba, Merauke menjelaskan mogok mengajar direncanakan mulai Sabtu lusa. Rencana ini sudah disampaikan oleh Persatuan Guru Repoblik Indonesia (PGRI) Kabupaten Merauke melalui himbauannya di media.
“Sekarang kita kendalanya itu kita belum dapat gaji tapi belum ada realisasi dari dalam ini untuk mereka bayarkan ini gaji-gaji seharusnya terima itu dari tanggal 1 tapi karna mungkin ada perubahan sehingga mereka dari pihak dinas adakan perpanjangan waktu begitu mengatakan masih ada prosesnya untuk ke distrik-distrik iya kalau memang tidak terbayar dari waktu dekat ini karena sudah ada himbauan tadi pagi karna tanggal 6 itu semua guru-guru itu harus mogok bekerja itu dari ketua PGRI. Untuk semua guru ya? iya untuk semua guru Kabupaten Merauke”.ujar Martha Gebze.
Martha Gebze menambahkan selain belum dibayarnya gaji bulan Oktober mogok juga terkait kebijakan pemerintah daerah tentang pembayaran gaji melalui pemerintahan distrik. Mekanisme pembayaran gaji tersebut menyulitkan guru yang jauh dari ibukota distrik.
Sementara, Kepala Dinas Pendidikan dan Pengajaran Kabupaten Merauke Vincentius Mikeuw mengancam memberikan sangsi kepada guru mogok. Vincentius menyebut keterlambatan gaji guru bulan ini disebabkan proses peralihan nomor rekening bendahara distrik. Vincentius menjamin dalam waktu dekat gaji para guru sudah dibayarkan.

Artikel 